The Silence of the Lambs benar-benar menunjukan jati dirinya sebagai film thriller dengan sempurna. Suasana mencekam, dialog dingin dan cerdas, rangkaian kejadian menegangkan membuat film ini mengeluarkan aura gelap, yang membuat film ini terasa mengerikan.
Film ini sendiri bercerita mengenai Clarice Starling (Jodie Foster), seorang calon agen FBI muda yang ditugaskan untuk mengulik informasi dari seorang pembunuh psikopat "Hannibal Lecter"(Anthony Hopkins) untuk menangkap seorang pembunuh berantai lain yang suka menguliti korbannya.
Tema yang diambil cukup unik. Bagaimana menemukan penjahat menggunakan penjahat lagi. Terlihat simple, tetapi masalahnya adalah ketika 'narasumber' yang dihadapi bukanlah penjahat ecek-ecek, melainkan penjahat dan pembunuh psikopat jenius.Yang pintar memainkan perasaan lawannya dan cerdas dalam berkata-kata. Hal itulah yang harus dihadapi oleh Clarice, tokoh protagonis kita di film ini.
Jika ditanya, siapa yang paling bersinar di film ini? Sudah pasti jawabannya adalah kehadiran psikopat satu ini. Dr. Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins benar-benar menampilkan aura psiko yang dalam. Tatapan, ucapan, dan gerak gerik dari Anthony sukses menampilkan karisma "the real psycho". Tidak salah jika Hannibal termasuk ke dalam tokoh antagonis dan psycho terbaik sepanjang masa (bagi saya), sama seperti Joker di The Dark Knight dan John Doe di film Se7en.
Akting dari Jodie Foster sebagai Clarice juga patut diancungi jempol. Aktris yang sekarang sudah berkepala 5 itu berhasil memerankan calon agen FBI yang terlihat cukup stress menghadapi permainan dari sang dokter. Dialog yang dilakukan mereka berdua berhasil menampilkan perbincangan nyata dan cerdas. Mungkin banyak yang bertanya, Mengapa judulnya "The Silence of the Lamb". Judul yang aneh untuk sebuah film thriller. Mungkin lebih baik jika ditonton sendiri saja, karena cukup rumit menjelaskan hal ini. Hasil percakapan antara Clarice dan Dr. Hannibal-lah yang sebenarnya menjadi judul dari film ini
Jangan lupakan juga dengan kehadiran Ted Levine sebagai Buffalo Bills, sesosok pria yang menjadi tujuan penangkapan ini. Kelakuannya yang absurd sekaligus sadis menjadi salah satu daya tarik di film ini. Banyak adegan dari Buffalo Bills yang nyentrik dan berhasil tertanam di otak saya. Pembunuh berantai ini sama gilanya dengan Dr. Hannibal.
Banyak adegan Memorable di film ini. Tapi yang terbaik sih yang spoiler!! adegan manusia burung yang digantung itu loh spoiler!!
Selain itu banyak pula twist-twist kecil di film ini. Terutama di bagian 1/3 akhir film. Saya sendiri terpukau dengan teknik Dr. Hannibal Lecter yang benar-benar diluar dugaan.
-
Secara Keseluruhan, saya merasa bahwa The Silence of The Lambs benar-benar menyuguhkan pertunjukan thriller crime yang benar-benar akan memuaskan penontonnya. Tidak salah jika film yang disutradai oleh Jonathan Demme dan film yang merupakan adaptasi novel yang ditulis Thomas Harris ini layak masuk kedalam film thriller terbaik dengan villain yang terbaik pula.
Rating Ripiew!
✮✮✮✮✮
"A census taker once tried to test me. I ate his liver with some fava beans and a nice chianti"



Tidak ada komentar:
Posting Komentar